Syarat Menggunakan Scaffolding Demi Keamanan

Alat berat yang kerap digunakan dalam konstruksi bangunana adalah scaffolding atau perancah. Scaffolding berfungsi sebagai penahan beban tenaga kerja dan alat, sekaligus akses saat membangun gedung tinggi atau jembatan.

Berhubung scaffolding termasuk alat berat dan berbahaya, sudah sepantasnya pemimpin proyek bangunan memprioritaskan keselamatan orang-orang di lingkungan tersebut. Ada beberapa potensi kecelakaan saat menggunakan scaffolding, seperti.

  • Benda jatuh dari atas perancah mengenai orang di bawah.
  • Kelebihan beban menimbulkan keruntuhan.
  • Pekerja jatuh dari scaffolding akibat lemahnya sisi penguat.

Syarat Menggunakan Scaffolding

Penggunaan scaffolding yang tak tepat berisiko akan kecelakaan. Agar pekerjaan berjalan dengan baik tanpa ada insiden kecelakaan, simak tips penggunaannya sebelum Anda memutuskan untuk sewa scaffolding.

  • Material scaffolding harus kuat dan bersih dari bahan licin.
  • Seluruh scaffolding mampu menyangga beban sesuai rencana.
  • Mengganti atau merenovasi scaffolding yang komponennya patah, terbakar, atau rusak.
  • Memindahkan, membongkar, atau mengubah scaffolding harus dengan pengawasan yang berkompeten.
  • Jika menggunakan perancah kayu, pastikan jika kayu terbuat dari bahan halus, padat, kering, dan tak berlubang.
  • Setiap material harus diperiksa dulu oleh petugas K3L untuk meyakinkan kondisi yang stabil, bahan tak mudah rusak, sudah memiliki pengaman, dan baik digunakan.
  • Scaffolding wajib diperiksa oleh petugas K3L setidaknya seminggu sekali ataupun saat terjadi cuaca buruk.
  • Seluruh kerangka scaffolding harus dibangun berdasarkan konstruksi. Pondasi harus kuat dan tertanam agar stabil.
  • Tidak menggunakan kotak, batu batas, balok beton untuk mengganjal

Syarat Papan Lantai

Scaffolding terdiri dari beberapa pipa atau besi dan papan lantai sebagai akses jalan pekerja bangunan. Seperti yang dikatakan sebelumnya, scaffolding wajib bebas dari bahan licin, termasuk pada papan lantai. Berikut syarat papan lantai scaffolding.

  • Papan harus menutup minimal ¾ bagian dari luas lantai.
  • Ketebalan papan minimal 1 inci agar tak mudah rapuh.
  • Lebar papan tak lebih dari 2 x 10 inchi.
  • Papan harus dikencangkan ke bagian penyangga.

Akses ke Scaffolding

Ada beberapa persyaratan terkait akses ke scaffolding.

  • Scaffolding dengan tinggi lebih dari lima kaki, memerlukan ladder ramp atau
  • Ladder ramp atau stwairway harus memiliki hadrail setinggi 90 cm yang memudahkan pekerja.