Perhatikan Luas dan Tinggi Lokasi Sebelum Rental Tower Crane

Ada banyak jenis crane, salah satunya tower crane yang digunakan dalam pembangunan gedung bertingkat dan jembatan. Sebagai salah satu alat berat, tower crane memiliki ketinggian dari 80 meter dengan bobot hingga 20 ton. Penggunaannya ditanam dalam tanah, agar aman saat digunakan mengangkat material proyek secara vertikal atau horizontal.

Tower crane terbagi menjadi 3 tipe, dilihat dari cara berdiri. Pertama, tower crane yang berdiri bebas (free standing crane). Kedua, tower crane yang berdiri di atas rel (rail mounted crane). Ketiga, tower crane yang terikat dengan bangunan (tied-in tower crane).

Rental tower crane menjadi solusi mengingat alat barat ini memiliki harga yang mahal jika hanya digunakan dalam satu kali proyek. Perusahaan penyewa biasanya sudah menetapkan biaya pengiriman, pemasangan, pembongkaran, hingga pemulangan tower crane.

Namun, memang ada beberapa hal yang menjadi perhatian saat akan rental tower crane, seperti di bawah ini.

Luas Lokasi Bangunan

Seberapa luas lokasi pembangunan yang akan menggunakan tower crane? Prinsipnya semakin luas lokasi, maka kebutuhan tower crane semakin bertambah. Tower crane memiliki bagian lengan (jib), berguna untuk mengangkat beban. Karena sifatnya bisa berputar 360 derajat, penempatan beberapa tower crane tak boleh saling mengganggu sehingga bisa menjangkau semua bagian pembangunan.

Tinggi Bangunan

Tinggi bangunan berpengaruh pada ketinggian tower crane yang dibutuhkan. Tower crane memiliki panjang 6 m hingga 12 m setiap ruas atau section. Untungnya tower crane mudah dibongkar-pasang sehingga ketinggian bisa disesuaikan.

Demi keamanan, kontraktor harus mengatur ketinggian tower crane dengan tinggi bangunan. Berikan jarak sekitar 6 meter antara tower crane dengan ketinggian maksimum.  Hal ini berkaitan dengan fungsinya sebagai pengangkut barang. Jika tower crane lebih tinggi daripada bangunan, kontraktor harus memberikan sabuk pengaman (collar frame) di setiap bagian bangunan.

Selain itu, kontraktor juga harus memperhatikan beberapa hal saat akan mengangkat material demi mencegah crane jatuh. Perhatikan faktor penting, seperti kekuatan angin, ayunan beban, kecepatan saat memindahkan material, dan pergerakan mesin tower crane.